pemrograman pertemuan ke 2
assalamualaikum wr wb ,kali ini saya akan membahas tentang elemen-elemen java dan contoh codingan serta hasilnya ,ya langsung saja
tipe data ukuran (dalam bit) rentang
Yang digunakan untuk mempresentasikan data-data yang bertipe bilangan riil/pecahan misal :10.990, -90.99, 0.9999 dsb
5. Karakter
Karakter adalah Kelompok ini terdiri dari sebuah tipe yaitu char, yang digunakan mempresentasikan data dalam bentuk karakter alfanumeik dan simbol misal : ‘a’, ‘A’, $, # dsb.
6. Boolean
Boolean (logika) adalah suatu tipe data yang hanya mempunyai dua nilai yaitu True(Benar) atau False(Salah)
Kelompok ini terdiri dari sebuah tipe data yaitu Boolean, yang digunakan untuk mempresentasikan nilai logika benar atau salah.
8.Variabel
Variabel adalah Merupakan unit dasar yang diperlukan untuk menyimpan suatu nilai dengan tipe data tertentu didalam memori komputer.
Tipe Data
adalah suatu nilai yang dapat dinyatakan dalam bentuk konstanta atau variabel
dan operator. Konstanta menyatakan nilai yang tetap, sedangkan variabel
menyatakan
nilai yang dapat berubah-ubah selama eksekusi berlangsung
1.String
String adalah
tipe data untuk teks yang merupakan gabungan huruf, angka, whitespace (spasi),
dan berbagai karakter. Fungsi ini digunakan untuk membuat identifier
String/teks.
String juga
sering disebut sebagai “array of char”
(Identifier :
tanda pengenal)
2 Double
Double
(bilangan pecahan) adalah tipe data untuk angka, sama seperti int, tapi Double
dapat menggunakan koma dan tipe data merupakan 64 bit.
3. Char
char adalah
tipe data untuk karakter tunggal, bisa berupa ataupun angka.
Nah, perlu
diperhatikan, dalam penamaan identifier, ada aturan sebagai berikut:
1. Identifier
boleh berupa gabungan teks, underscore, tanda dollar ($), dan digit
2. Identifier
tidak boleh dimulai dengan digit
3. Nama yang
tidak bisa dipakai adalah “true”, “false”, dan “null”
4. Panjang
teks tidak dibatasi)
5.Int ( integer) adalah tipe data yang terdiri dari angka
bulat (tidak mengandung nilai pecahan atau nilai desimal).
Kelompok ini terdiri dari tipe :
tipe data ukuran (dalam bit) rentang
Byte 8 128 s/d 127
Short 16 32.768 s/d 32.767
Int 32 2.147.438.648 s/d 2.147.438.648
Long 64 9.233.372.036.854.775.808 s/d
9.233.372.036.854.775.807
Yang digunakan untuk mepresentasikan data-data yang bertipe bilangan bulat, misal : 0, 9, -9 100 dsb.4. 4.Floating-point
Floating-point adalah Sebuah bilangan yang memiliki nilai pecahan atau bilangan desimal ( angka dibelakang titik ) disebut dengan bilangan floating point, bilangan ini dapat diperoleh dari hasil proses pembagian atau langsung diisikan ke variabelnya. Untuk memasukkan sebuah bilangan floating point ke dalam suatu variabel, gunakan tanda desimal yaitu : titik yang digunakan untuk memberikan suatu nilai agar memiliki nilai bilangan desimal.
Kelompok ini terdiri dari tipe :
tipe data ukuran (dalam bit) rentang
Byte 8 128 s/d 127
Short 16 32.768 s/d 32.767
Int 32 2.147.438.648 s/d 2.147.438.648
Long 64 9.233.372.036.854.775.808 s/d
9.233.372.036.854.775.807
Yang digunakan untuk mepresentasikan data-data yang bertipe bilangan bulat, misal : 0, 9, -9 100 dsb.4. 4.Floating-point
Floating-point adalah Sebuah bilangan yang memiliki nilai pecahan atau bilangan desimal ( angka dibelakang titik ) disebut dengan bilangan floating point, bilangan ini dapat diperoleh dari hasil proses pembagian atau langsung diisikan ke variabelnya. Untuk memasukkan sebuah bilangan floating point ke dalam suatu variabel, gunakan tanda desimal yaitu : titik yang digunakan untuk memberikan suatu nilai agar memiliki nilai bilangan desimal.
Kelompok ini terdiri dari tipe :
tipe data ukuran (dalam bit) rentang
Float
32
3.43-038 s/d 3.4e+03
Double 64 1.7e-308 s/d 1.7e+308
Double 64 1.7e-308 s/d 1.7e+308
Yang digunakan untuk mempresentasikan data-data yang bertipe bilangan riil/pecahan misal :10.990, -90.99, 0.9999 dsb
5. Karakter
Karakter adalah Kelompok ini terdiri dari sebuah tipe yaitu char, yang digunakan mempresentasikan data dalam bentuk karakter alfanumeik dan simbol misal : ‘a’, ‘A’, $, # dsb.
6. Boolean
Boolean (logika) adalah suatu tipe data yang hanya mempunyai dua nilai yaitu True(Benar) atau False(Salah)
Kelompok ini terdiri dari sebuah tipe data yaitu Boolean, yang digunakan untuk mempresentasikan nilai logika benar atau salah.
8.Variabel
Variabel adalah Merupakan unit dasar yang diperlukan untuk menyimpan suatu nilai dengan tipe data tertentu didalam memori komputer.
- Operator Aritmatika
(+) Operator penjumlahan (juga sebagai penyambung string)
(-) Operator pengurangan
(*) Operator perkalian
(/) Operator pembagian
(%) Operator sisa pembagian
Operator aritmatika digunakan untuk melakukan operasi matematika, seperti penambahan, pengurangan, pembagian, dan modulo (sisa pembagian). Contoh penggunaan: - Operator Tunggal
(+) Operator plus; menyatakan nilai positif (setiap angka tanpa tanda ini akan dianggap sebagai positif)
(-) Operator minus; menyatakan nilai negatif, dapat pula digunakan untuk menegatifkan suatu bilangan
(++) Operator kenaikan; menambah suatu bilangan dengan 1
(--) Operator penurunan; mengurangkan suatu bilangan dengan 1
(!) Operator lawan; membalik nilai suatu boolean
Operator tunggal hanya membutuhkan satu operan untuk melakukan operasinya. Operator ini tidak dapat digunakan untuk variabel final, karena variabel final berupa konstanta yang tidak dapat diubah-ubah. Beberapa jenis operator tunggal diberikan pada tabel di bawah ini.
Operator kenaikan dan penurunan dapat diletakkan di belakang atau di depan suatu variabel. Jika diletakkan di depan (++x atau --x), penambahan/pengurangan dilakukan sebelumnya, sedangkan apabila diletakkan di akhir (x++ atau x--) penambahan/pengurangan dilakukan setelahnya. Walau bagaimanapun pada akhirnya keduanya akan menghasilkan x = x+1 atau x = x-1.Apabila operator ++ diletakkan di akhir (sufix), nilai "y" adalah nilai "x" terdahulu. Java akan memberi nilai "y" dengan nilai "x" sebelum operasi ++ dilakukan. Baru kemudian nilai "x" ditambahkan. - Operator Pembanding, Boolean, dan Kondisi
Operator kondisi (conditional operator) menghasilkan nilai true atau false tergantung dari variabelnya, dalam hal ini operasinya dilakukan pada dua operand. Operator boolean adalah operator kondisi yang kedua operandnya berupa nilai boolean (true atau false), sedangkan Operator Pembanding membandingkan 2 nilai seperti pada operasi matematika.Catatan : Pada objek, seperti String, operasi pembanding akan membandingkan alamat memory tempat objek itu disimpan, bukan membandingkan isinya. Untuk membandingkan isi String, gunakan equals(), equalsIgnoreCase(), dan compareTo() seperti dibahas pada bagian sebelumnya.
- Operator Boolean AND
Operator kondisi AND menghasilkan "true" apabila kedua operandnya bernilai "true". Jika salah satunya atau keduanya "false", operator ini menghasilkan "false". Berikut ini tabel kebenaran operasi AND.
Operator && akan mengevaluasi Op2 (di sebelah kanan) HANYA jika operand 1 bernilai "true". Seperti terlihat dari tabel di atas, apabila Op1 (di sebelah kiri) bernilai "false", hasilnya akan selalu "false" tidak tergantung pada isi dari Op2. - Operator Kondisi OR
Operator kondisi OR menghasilkan "true" jika salah satu operandnya bernilai "true". Jika keduanya "false", operator ini menghasilkan "false". Berikut ini table kebenaran oeprasi OR.
Operator || akan mengevaluasi Op2 (di sebelah kanan) HANYA jika operand 1 bernilai "false". Seperti terlihat dari tabel di atas, apabila Op1 (di sebelah kiri) bernilai "true", hasilnya akan selalu "true" tidak tergantung pada isi dari Op2. - Operator NOT
Operator NOT ("!") melakukan operasi boolean NOT pada operand atau ekspresi tunggal. Operator ini mengecek nilai boolean dari suatu operand atau expresi kemudian membalik nilainya (dari true ke false atau false ke true). Berikut ini adalah tabel kebenaran operator NOT. - Operator Ternary (?:)
Java memiliki operator berkondisi lain yang disebut ternary "?:", yang pada dasarnya merupakan bentuk pendek dari if-then-else. Secara umum kondisi ? jika_benar : jika_salah Pada dasarnya operator "?:" akan mengevaluasi "kondisi". Apabila kondisi bernilai "true", operator akan mengembalikan "jika_benar", tetapi apabila "kondisi" bernilai "false", operator akan mengembalika "jika_salah". Misalnyax = (1 > 2) ?10 : 20;
Dari contoh di atas, "x" akan memiliki nilai 20, karena ekspresi (1 > 2) adalah salah (atau "false").
ini adalah contoh codinganya
dan ini hasilnya
itu adalah salah satu contoh nya ,sekian dan terima kasih mohon maaf bila ada salah boleh email ke admin ,terima kasih
source : pertemuan2,siskomtek.blogspot.com
dan ini hasilnya
itu adalah salah satu contoh nya ,sekian dan terima kasih mohon maaf bila ada salah boleh email ke admin ,terima kasih
source : pertemuan2,siskomtek.blogspot.com


Komentar
Posting Komentar